Jumat, 19 Desember 2014

Teorema-teorema aku

Halaman         : 65

3.1.5. Ketunggalan limit. Suatu barisan bilangan real hanya dapat mempunyai satu
limit.
Bukti :
Andaikan sebaliknya, yaitu x¢ dan x¢¢ keduanya limit dari X = (xn) dan x’¹x”. Kita
pilih e > 0 sehingga Ve(x’) dan Ve(x”) saling asing (yaitu, e < ½½x” - x’½). Sekarang
misalkan K’ dan K” bilangan asli sehingga bila n > K’ maka xnÎVe(x’) dan bila n >
K” maka xnÎVe(x”). Tetapi ini kontradiksi dengan pengandaian bahwa Ve(x’) dan
Ve(x”) saling asing. (Mengapa?). Haruslah x’ = x”.

Halaman         : 81

3.2.6. Teorema. Bila x = (xn) suatu barisan konvergen dan a £ xn £ b untuk semua
nÎN, maka a £ lim (xn) £ b.
Bukti :
Misalkan Y barisan konstan (b, b, b, ...). Dari Teorema 3.2.5 diperoleh lim X £ lim Y
= b. Secara sama dapat ditunjukkan bahwa a £ lim X.
Sedangkan yang berikut menyatakan bahwa bila barisan Y diapit oleh dua barisan
konvergen yang limitnya sama, maka barisan y tersebut juga konvergen ke limit
dari kedua barisan yang mengapitnya.

Halaman         : 97

3.6. Barisan-barisan Divergen Murni
Untuk tujuan-tujuan tertentu dipandang baik sekali untuk mendefinisikan atau
yang dimaksudkan dengan suatu barisan bilangan real (xn) yang “menuju ke ± ¥“.

3.6.1. Definisi. Misalkan (xn) suatu barisan bilangan real.
(i). Kita katakan bahwa (xn) menuju ke + ¥, dan ditulis lim (xn) = +¥, jika untuk
setiap aÎR terdapat bilangan asli K(a) sedemikian sehingga jika n ³ K(a), maka
xn > a.
(ii).Kita katakan bahwa (xn) menuju ke - ¥, dan ditulis lim (xn) = - ¥, jika untuk
setiap bÎR terdapat bilangan asli K(b) sedemikian sehingga jika n ³ K(b), maka
xn < b.
Kita katakan bahwa (xn) divergen murni dalam hal kita mempunyai lim (xn)
= +¥ dan (xn) = - ¥.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar